1
FOTO: Potret Sidang Tahunan Ke-IV Parlemen Nasional West Papua (Nieuw Guinea Raad) tanggal 1 - 5 April 2016 di Hollandia (Jayapura), West Papua. (Doc. PNWP/Nieuw Guiea Raad).
No. 1 PAPUA Merdeka News
|
Portal 

Port Numbay, WEST PAPUA | Belum lama ini telah beredar sebuah “Surat Edaran” tertanggal 17 Maret 2021 dikeluarkan oleh Parlemen Nasional West Papua (PNWP) (Nieuw Guinea Raad). Surat tersebut ditunjukan kepada: (1) Pimpinan dan anggota PNWP, (2) Pimpinan dan anggota PRD (Parlemen Rakyat Daerah), (3) Pimpinan dan anggota Fraksi PNWP, serta (4) Organisasi Afiliasi PNWP.
Foto: Surat Edaran PNWP (Nieuw Guinea Raad) tertanggal 17 Maret 2021. (doc. sekretariat)
Setelah dikonfirmasi media ini, surat tersebut resmi dikeluarkan Parlemen Nasional West Papua (PNWP) yang ditandatangani oleh Ketua PNWP, Buchtar Tabuni. 

Isi surat:

Syukur bagi-Mu TUHAN

Sehubungan dengan perihal di atas. maka dengan ini, kami sampaikan kepada semua pihak terutama yang berafiliam dalam Parlemen Nasional West Papua (PNWP) sebagai deklarator United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) untuk memperhatikan dan melaksanakan hal—hal sebagai benkut:
  1. Setiap pemimpin menjaga dan mendorong Persatuan Agenda Politik Bangsa Papua yaitu Hak Penentuan Nasib Sendiri Bangsa Papua dalam berbagai kesempatan melalui penataan Kelembagaan ULMWP, Konsolidasi Persatuan dan Sosialisasi kepada segenap rakyat Papua.
  2. Mendoakan dan mendukung United Liberation Movement for West Papua sebagai wadah Persatuan rakyat Bangsa Papua menjelang Konferensi Tingkat Tinggi (KTT - ULMWP).
  3. Sebagai pemimpin PNWP bersama Pimpinan PRD dan Fraksi memahami banyak yang patut dikelola untuk kepentingan perjuangan, untuk itu kami menolak semua bentuk upaya yang dilakukan oleh sekelompok orang yang mengatasnamakan PNWP untuk melaksanakan Konferda [Konferensi Daerah].
Demikian Surat Edaran ini disampaikan untuk diperhatikan dan dilaksanakan.

Post a comment

  1. Dukungan yah semua komponen dukung ULMWP kami pikir surat ini berita tentang langka maju lainlah?

    ReplyDelete

 
Top
banner