0
Gembala: Petisi Rakyat Papua 1.8 Juta Sudah Ada, Sekarang Perkuat Data!
FOTO: Gembala Dr. Socrarez S. Yoman (ujung kanan) bersama dua pemimpin Dewan Gereja Papua Pdt. Dr. Benny Giay Ketua Sinode Gereja Kemah Injil Papua (KINGMI) (tengah) dan Presiden Gereja Injili di Indonesia (GIDI) (kanan). Foto sebelah kanan adalah penyerahan Petisi Referendum Rakyat West Papua kepada Ketua Komite Dekolonisasi PBB Mr. Rafael Ramírez pada tahun 2017 oleh Presiden Eksekutif ULMWP Benny Wenda bersama dengan Sekretaris Eksekutif ULMWP Rex Rumakiek.
No. 1 PAPUA Merdeka News | Portal

JAYAPURA | Gembala Dr. Socrarez S. Yoman menyeruhkan kepada seluruh rakyat West Papua dari Sorong sampai Merauke untuk mengumpulkan data pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) dan kegagalan Indonesia di Papua, bukan lagi buat petisi, Sabtu, (18/07/2020).

"Sekarang kita semua harus sibuk kerja perkuat data sebagai senjata ampuh. Kita jaga dan dukung petisi 1.8 juta suara yang sudah ada di MSG, PIF dan ACP [petisi sudah di Komite Dekolonisasi PBB dan Dewan HAM PBB]" tulis Yoman, di dinding Facebooknya.

Kata Gembala, rakyat West Papua tidak perlu lagi membuang-buang waktu, tenaga dan uang untuk buat petisi baru lagi. Sekarang fokus mengumpulkan data.

"Tidak usah buang-buang waktu, tenaga, uang dengan petisi-petisi. 100x petisi dan 1000x petisi tidak membuat posisi Indonesia goyang. Yang bisa membuat goyang posisi Indonesia adalah DATA dan DATA dan DATA tentang pelanggaran berat HAM dan kegagalan Indonesia di West Papua." tegas Yoman, dari Ita Wakhu Purom.

Baca juga:

Posted by: Admin
Copyright ©Dr. Socratez Yoman, MA "sumber"
Hubungi kami di E-Mail ✉: [email protected]

Post a comment

 
Top
banner