0
ULMWP Bersama Rakyat West Papua Menolak Tegas  “Strategic Policy Discussion” yang Dilakukan Elit Politik Jakarta – Papua
Gambar: Cover Kerangka Acuan Kerja atau (TOR) “Strategic Policy Discussion” yang dibuat oleh kelompok oportunis elit politik Jakarta - Papua. Isi TOR-nya bisa dilihat disini. Source (drive.google)
No. 1 PAPUA Merdeka News | Portal

ULMWP bersama Rakyat West Papua Menolak Tegas
“Strategic Policy Discussion” yang Dilakukan Elit Politik Jakarta – Papua

Press Release, 29 Juni 2020
“Jawaban Otonomi Khusus (Otsus) Hanya Memperpanjang Masalah di West Papua
Berikan Hak Politik Kepada Rakyat Papua untuk Menentukan Nasib Sendiri

Kelompok elit politik Jakarta dan Papua yang tergabung dalam “Desk Papua Percepatan Pembangunan Kesejahteraan di Provinsi Papuadan Provinsi Papua Barat” yang tengah mengatur diskusi-diskusi / dialog dengan melibatkan oknum-oknum oportunis yang memanfaatkan situasi penderitaan rakyat West Papua untuk perbincangan interaktif melalui “Strategic Policy Discussion” dengan tema, “Meluruskan Masa Lalu, Menatap Masa Depan Papua” --- Kami sebagai lembaga Politik perjuangan bangsa West Papua dengan tegas menolak.

Kami tahu dan sangat sadar bahwa elit politik Jakarta – Papua atau kelompok oportunis ini dengan sadar sedang bermain dan berdansa di atas penderitaan dan tangisan air mata rakyat West Papua yang sudah lama tak terselesaikan. Bagi kelompok oportunis elit Politik ini, jawaban Otsus Jilit I / II atau Otsus Plus dirasa sebagai solusi, namun bagi rakyat West Papua Bersama United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) menganggapitu bukan solusi dan kami juga menyatakan itu tidak akan menyeselaikan masalah Papua, tetapi yang terjadi adalah itu hanya memelihara masalah yang ada dan menambah masalah.

Untuk itu, United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) sebagai lembaga representasi aspirasi rakyat West Papua menyatakan tegas menolak, dengan alasan:
  1. Selama berlangsungnya Otonomi Khusus (OTSUS) tidak pernah ada niat baik dari Pemerintah Indonesia untuk Membangun Papua dan itu sudah terbukti.
  2. Selama adanya Otsus di Papua, telah terjadi pelanggaran HAM yang tidak pernah terselesaikan dengan baik. Padahal dalam Otsus telah mengundangkan KPP dan Peradilan HAM Papua.
  3. Rasisme terhadap OAP masih saja terjadi
  4. Straregic Policy Discussion bukanlah jalan untuk mencari Solusi.
Oleh karena itu, kami mendesak, bahwa:
  1. ULMWP dan Pemerintah Indonesia adalah Anggota MSG, maka masalah tersebut haruslah dibawa ke forum Melanesia Sperhead Gorup (MSG);
  2. Sesuai dengan Komunike Pacific Island Forum (PIF) dan Resolusi African, Caribbean and Pacific (ACP), maka Pemerintah Indonesia haris membuka akses untuk kunjungan Komisis Tinggi HAM PBB ke Papua dan Membuka akses bagi Jurnalis Internasional masuk ke West Papua.
  3. Otonomi Khusus Papua telah Gagal maka solusinya adalah berikan HAK Politik Kepada Rakyat Papua untuk Menentukan Nasib Sendiri.
Demikian Siaran Pers ini kami keluarkan untuk menyikapi langkah-langkah yang diambil oleh kelompok elit Oportunis Jakarta – Papua, terima kasih. – (lampiran TOR Diskusi Desk Papua)

Port Numbay, 29 Juni 2020

UNITED LIBERATION MOVEMENT FOR WEST PAPUA
(ULMWP)

ttd
BAZOKA LOGO
Kepala Biro Politik ULMWP
__________
Baca juga:
  1. Dr. Socratez Yoman: Penentuan Nasib Sendiri Solusi Final, Bukan Otonomi Khusus Jilid II
  2. Fenomena Kelompok Oportunis dan Politik Kolonial Indonesia dalam Gerakan Papua Merdeka
  3. Kelompok Oportunis dalam Situasi “Isu Rasisme”

Posted by: Admin
Copyright ©Bazoka Logo - ULMWP Political Department "sumber"
Hubungi kami di E-Mail ✉: [email protected]

Post a comment

 
Top
banner