1
Klarifikasi Berita Terkait Pernyataan Gen. Mathias Wenda Pada Tanggal 30-05-2019
Deklarasi Persatuan Komando militer West Papua (The West Papua Army) pada tanggal 01 Mei 2019. dok. publik
PORT NUMBAY, – Pada tanggal 30 Mei 2019, seorang politikus di Papua Nugini Hon. James Marape telah diangkat menjadi Perdana Menteri PNG baru, menggantikan Peter O'Neill.

Terkait terpilihnya James Marape sebagai PM Papua Nugini, beberapa jam kemudian Gen. Mathias Wenda melalui Sekjen Amunggut Tabi telah menyampaikan 'Ucapan Selamat', dan dipublikasi melalui media ini (30/05). Dalam pernyataan itu, ada beberapa hal yang musti diklarifikasi.

Hal itu disampaikan langsung Biro Pertahanan dan Keamanan United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) dalam rilisnya yang diterima tabloid-wani.com, pada tanggal 13 Juni 2019.

Berikut ini adalah isi klarifikasinya:

Klarifikasi Berita Pernyataan Gen. Mathias Wenda Melalui Sekjen Amunggut Tabi di Media tabloid-wani.com pada Tanggal 30 Mei 2019
Salam Pembebasan Nasional,

Pada kesempatan ini, kami selaku Kepala Biro Pertahanan dan Keamanan ULMWP, menyatakan Klarifikasi terhadap ucapan kata dan kalimat yang menyatakan serta mengakui bahwa Genderal MATIAS WENDA, sebagai Panglima Tertinggi West Papua Army (WPA), yang disampaikan oleh Sekertaris Genderal (Sekjen) Tentara Revolusi West Papua (TRWP), Tuan. Amunggur Tabi, karena tidak sesuai dengan kebenaran serta Hasil Ketetapan Konggres Luar Biasa West Papua Army (KLB-WPA), yang dilakukan pada tanggal 27 April s/d 1 Mei 2019 di Markas Besar Yako, Vanimo, Provinsi Sundawn, PNG.

Masyarakat West Papua dan Publik Internasional berhak mengetahui kebenaran hasil Keputusan KLB-WPA, karena merupakan kebutuhan utama dalam mewujudkan proses persatuan dan kesatuan perjuangan bangsa Papua untuk mencapai cita-cita luhur kemerdekaan dan kedaulatan sejati.

Ucapan Kata atau Kalimat yang dinyatakan dan diakui oleh Sekjen TRWP, seperti yang dimuat dalam Tabloid Wani tersebut diatas hanya sepihak dan tidak benar, atau tidak sesuai dengan Hasil KLB-WPA, sebab yang benar hanya ada tiga hal pokok yang diputuskan, yaitu:
  1. Para Panglima Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPN-PB), Tentara Revolusi West Papua (TRWP ), dan Tentara Nasional Papua Barat (TNPB), telah Menyatakan Bersatu dalam Satu Agenda Perjuangan Bangsa Papua Barat.
  2. Komando TPB-PB, TRWP dan TNPB merupakan Embrio dari Tentara Negara West Papua, telah Mengakui dan Menyatakan bersatu dalam Satu Nama Komando, yaitu West Papua Army, (WPA).
  3. Para Panglima TPN-PB, TRWP, dan TNPB memutuskan dan Menyatakan Bersatu dalam Satu Garis Koordinasi Komando yaitu melalui United Liberation Movement for West Papua, (ULMWP).
Tiga hal keputusan tertinggi diatas ini tidak membahas dan memutuskan Materi tentang Penyatuan atau Peleburan Struktur Komando Tertinggi sampai ke Daerah karena beberapa alasan utama yaitu:
  1. Setiap Panglima Komando TPN-PB, TRWP, dan TNPB saling menghargai setiap Pengorbanan anak-anak bangsa dalam Sejarah Perjuangan Gerilya selama 57 tahun sampai saat ini.
  2. Penyatuan dan Peleburan Struktur Komando TPN-PB, TRWP, dan TNPB akan mengalami pergeseran komposisi struktur lama yang suda ada, dan juga membutuhkan persiapan materi, energi dan waktu yang cukup besar sehingga prosesnya akan dibahas dalam Rapat Kerja WPA, yang akan digelar dalam waktu dekat, untuk dilaksanakan pada kemudian hari.
  3. Setiap Panglima Komando mempertahankan, mempertegaskan dan mengakui Struktur Komando yang suda ada dalam Tiga Komando Militer West Papua Army, yaitu (TPN-PB, TRWP, dan TNPB).
Kami mengharapkan dan Menghimbau kepada Setiap Panglima Komando TPN-PB, TRWP dan TNPB maupun juga kepada semua Pimpinan komponen perjuangan bangsa Papua untuk bisa menahan diri dan tidak melakukan spekulasi politik atau propaganda yang akan merusak serta menghancurkan Persatuan dan Kesatuan Bangsa. Marilah kita bersama-sama mendorong proses persatuan komando militer West Papua yang telah di Deklarasikan pada tanggal 01 Mei 2019.

Rakyat West Papua perlu ketahui bahwa, proses Persatuan dan Kesatuan Komando Militer West Papua telah menelan pengorbanan, harta benda, energi, waktu dan nyawa yang cukup besar, sehingga dimasa modern ini, kita harus lebih mengutamakan koordinasi kerja, secara dewasa dan profesional dalam mengelola persatuan bangsa dan menguasai diri untuk tidak mengulangi kesalahan sejarah dimasa lalu.

Pada kesempatan ini juga, kami akan memberitahukan kepada setiap Komando West Papua Army dan kepada seluruh rakyat West Papua serta dunia internasional bahwa:
  1. Laporan Hasil Pra-Konggres Luar Biasa (PRA-KLB) sampai dengan Kongres Luar Biasa West Papua Army (KLB-WPA), yang telah di Deklarasi pada tanggal 01 Mei 2019, yaitu tentang (Berita Acara Pleno I, II, III dan juga Nota Kesepahaman/MoU, serta Isi Surat Deklarasi 1 Mei 2019, West Papua Army akan di Umumkan secara Resmi oleh United Liberation Movmand for West Papua (ULMWP), dalam waktu dekat.
  2. Semua isu propaganda atau Informasi publik yang sedang berkembang tentang hasil keputusan KLB-WPA melalui media sosial maupun secara person oleh oknum atau kelompok yang tidak bertanggungjawab merupakan sikap propokasi negatif yang tidak dewasa dan tidak profesional, dengan tujuan untuk merusak persatuan dan merugikan perjuangan bangsa Papua kedepan, maka, itu akan menjadi musuh bersama komponen perjuangan rakyat West Papua.
Demikian klarifikasi dari kami untuk menjadi perhatian dan maklum bagi seluruh tumpa darah West Papua.

Dikeluarkan oleh:
Biro Pertahanan dan Keamanan ULMWP

Pada tanggal:
14 Juni 2019, pukul 1.00 waktu Papua


Baca juga: (ULMWP: Jawaban Penderitaan dan Sejarah Perjuangan Bangsa Papua)


Posted by: Admin
Copyright ©ULMWP | tabloid-wani.com "sumber"
Hubungi kami di E-Mail ✉: [email protected]

Post a Comment

  1. Pada saat kegiatan goliat Tabuni kirim uang 50.000 Lima puluh juta

    Dan Eden kogoya 30.juta Dan
    Semuan komdam 30 juta semua ..media stop propokasi

    ReplyDelete

 
Top