Caption : Kapendam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf M Aidi dan Kapaldam XVII/Cenderawasih Kolonel Cpl Dwi Soemartono, saat memberikan keterangan pers.
Jayapura -- Anak Bupati Nduga Yairus Gwijangge diduga salah satu pentolan gerombolan Kelompok Kriminal Sipil Bersenjata. Benar atau tidak dugaan itu, Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Muhammad Aidi meminta kepada Bupati Yairus Gwijangge mengklarifikasi.

Sebab dalam postingan anak kandung Bupati Nduga melalui akun sosial media instagram dengan nama pemilik Rockdoggs yang sedang berada di Australia, sedang memegang bendera Bintang Kejora yang merupakan lambing Tentara Nasional Pembebasan-Organisasi Papua Merdeka (TPN-OPM).

(Baca Juga: Ali Murtopo: Indonesia membutuhan Kekayaan Papua Tidak Termasuk Manusianya)

Postingan tersebut di upload beberapa waktu sebelum pembantaian karyawan PT.Istaka Karya 2Desember 2018 lalu.

Akun instagram milik Rockdoggs mengupload sebuah foto sambil memegang bendera bintang kejora serta caption foto yang diteraka “TIDAK bisa menyangkal jati diri Sebagai ank Bangsa Papua. MERDEKA #lawan #merdeka”.

“Tolong bupati Nduga segera memberikan klarifikasinya mengenai postingan ini karena saya sudah mencoba menghubungi beliau (bupati Nduga) namun belum ada respon sampai sekarang,” ucap Aidi dalam konferensi pers, Rabu (26/12/2018) sore.

Namun dari informasi yang diperoleh, kata Aidi, bahwa sebelum bulan Desember sampai saat ini Bupati Nduga sedang tidak berada di Nduga. Informasi terakhir beliau (Bupadi Nduga) berada di Australia sehingga sulit mendapatkan konfirmasi mengenai postingan foto pemuda yang di duga adalah putra kandung Bupati Nduga.

(Baca Ini: 95% Rakyat West Papua Mau Merdeka)

Meski demikian, kata Aidi, foto anaknya yang sedang memegang bendera Bintang Kejora menyangkut kredibilitas Bupati Nduga selaku kepala daerah.

“Jadi tolong di klarifikasi mengenai gambar tersebut apakah putra Bupati Nduga merupakan salah satu pentolan dari KKSB atau kelompok separatis atau hanya gaya-gayaan saja. Bupati harus mengklarifikasi ini,” tegas dia.

Apabila Bupati tidak mengklarifikasi foto yang diapload itu, tegas Aidi, akan melakukan pengusutan mengenai akun instagram milik rockdoggs tersebut sampai tuntas.

“Kalau Bupati tidak memberikan klarifikasi, kita akan melakukan pengusutan. Kami tidak mau menuduh , jadi kami mau minta klarifikasi segera,”tegas Aidi. [ayu/loy]

(Baca Juga: Benarkah Pepera Tahun 1969 di Papua Telah Finish?)


Copyright ©Papua Satu "sumber"
Hubungi kami di E-Mail 📧: [email protected]
 
Top