0
Penderita Kaki Gajah di Jayawijaya Perlu Perhatian Khusus
Bupati Jayawijaya Wempi Wetipo, SH.MH.
Wamena -- Petugas kesehatan yang ada di tingkat RSUD, dinas kesehatan dan tingkat Puskesmas diharapkan untuk dapat mensosialisasikan penyakit Vilariasis (Kaki Gajah) dan sekaligus dapat menyalurkan dan memberikan obat kaki gajah kepada masyarakat yang ada di seluruh Wilayah Kabupaten Jayawijaya.

“Saya pikir harus dilakukan, karena kita ada ada kepala kampung terjangkit kaki Gajah di distrik Itlay Hisage dan tidak bisa berjalan sampai hari ini,” kata Bupati Jayawijaya Wempi Wetipo, SH.MH saat ditemui di halaman kantor Bupati Kabupaten Jayawijaya, Senin (1/10/2018).

Menurutnya, sudah waktunya untuk kita melakukan sosialisasi kepada masyarakat sekaligus memberikan solusi kepada masyarakat terhadap proses pengobatan dan penyembuhan penyakit Kaki Gajah.

Dijelaskan, pencanangan serentak yang dilakukan pemerintah Pusat harus dapat direalisasi dengan baik di seluruh wilayah Kabupaten Jayawijaya, dengan jalan mencari dan menemukan untuk bisa diobati.

“Saya piker ini harus segera dilakukan penanganan, karena selain kaki gajah, di Jayawijaya juga akan di temukan penderita Kusta, supaya jangan menyebar ke masyarakat luas,” kata Bupati Jayawijaya.
Lanjut Buati JWW, sangat penting penanganan dan penceahan dini, sehingga kedepannya tidak akan membawa dampak buruk di lingkungan masyarakat bahkan sampai dikucilkan oleh warga yang lain.

(Lihat ini: Heboh, Siswi SMP Disuntik OTK)

Dirinya berharap, untuk mengatasi hal ini, sangat penting peran dinas kesehatan dan puskesmas yang ada di 40 Distrik yang ada di Kabupaten Jayawijaya untuk dapat mengawal pemberian obat Kaki Gajah.

Kepada masyarakat, Bupati Wempi mengaharapkan agar masyarakat jangan menaruh curiga terhadap pelayanan yang dilakukan petugas kesehatan, karena apa yang dilakukan petugas kesehatan merupakan tugas kerja yang harus dilakukan dalam hal melayani dan memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik bagi masyarakat.

“Jangan manaruh curiga terhadap pemerintah atas beberapa kasus, namun harus melihat bahwa apa yang dilakukan pemerintah itu merupakan pelayanan kepada masyarakat dalam hal kesehatan,” kata Bupati Jayawijaya.

(Lihat ini: Kasus Baru HIV-AIDS di Papua Mencapai 2.003 Kasus)


Copyright ©KawatTimur "sumber"
Hubungi kami di E-Mail: [email protected]

Post a Comment

Silahkan beri KOMENTAR anda...!!! dibawa sini... :p

 
Top