0
Debat Kandidat, Begini Visi-Misi Balon Ketua KNPI Papua
Suasana debat visi misi balon Ketua KNPI Papua.
Jayapura – Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Papua, Max M, E Olua menyatakan, debat visi dan misi bagi delapan bakal calon (balon), panitia memberikan ruang kepada para kandidat mengekspresikan visi misinya, namun di batasi dengan waktu yang ditentukan.

“Dalam berbagai perdebatan saya melihat ada banyak yang sudah mengarah dan memberikan pencerahan kepada rekan pemuda,” jelas Max usai debat visi misi, Jumat malam, 5 Oktober 2018.

Menurut Max, dalam debat ini para kandidat ini tentu dapat menampilkan kepribadian, kualitas dan kapabilitas seorang pemimpin pemuda Indonesia, khususnya pemuda Papua dalam merumuskan sebuah visi misinya kedepan.

“Kepada OKP semua kiranya dapat memilih, memilah dan melihat serta menetapkan bakal calon dengan jelih yang mengedepankan marwah pemuda,” jelas Max.

Salah satu balon Ketua KNPI Papua, Nason Utty menyatakan pemuda di Papua harus berperan aktif dengan segala konteks yang saat ini sedang terjadi, dan hal itu akan dilakukan nanti jika terpilih.

“Sekarang ini bagaimana pemuda menggunakan KNPI ini untuk mencegah masalah-masalah yang timbul di tingkat pemuda.Jangan pemuda hanya jadi objek, tapi harus menjadi subjek dari pembangunan itu sendiri. Juga harus berperan bantu pembangunan di tanah Papua,” jelas Nason.

Sehingga Nason berharap jika terpilih nanti, pihaknya juga akan mendorong pemuda untuk bekerja sama dengan semua stakeholder, baik itu dari tingkat sumber pemudanya, sampai dengan pemanfaatan pemuda itu sendiri.

“Dalam debat saya tak terlalu bicara mendalam karena sifatnya program, yang terpenting yang saya kejar adalah regulasi bagaimana peran pemuda Indonesia di Papua di dalam kompleks yang ada aturannya,” tutur Nason.

Balon Ketua KNPI Papua lainnya, Thomas Sondegau dengan nomor urut 6 mengakui, jika terpilihnya sebagai Ketua KNPI Papua, pihaknya akan berpegang pada visi misi, yaitu akan mempersatukan semua pemuda dan akan membuat pelatihan khusus bagi pemuda Papua.

“Kemudian saya akan buat kantor sekertariat tiga lantai. Sebab pemuda saat ini harus mempunyai tempat yang lebih baik. Sehingga dengan adanya gedung sekertariat yang berlantai tiga itu di dalamnya kita akan membuat ruangan-ruangan untuk OKP-OKP yang sudah terdaftar,” tutur Thomas.

Selain itu juga kata Thomas, untuk masalah dana OKP, pihaknya berjanji pada setiap satu tahun akan memberikan satu OKP sebesar Rp50 juta.”Jika terpilih dana untuk KNPI Papua yang sekarang ini hanya Rp3 miliar, saya berjanji akan berjuang naikka jadi Rp5-10 miliar,” tegasnya.


Copyright ©Kabar Papua "sumber"
Hubungi kami di E-Mail: [email protected]

Post a Comment

Silahkan beri KOMENTAR anda...!!! dibawa sini... :p

 
Top