0
PM PNG Dorong Masalah Papua Dibawa ke Komite Dekolonisasi PBB
Perdana Menteri PNG, Peter ONeil.
Jayapura -- Perdana Menteri Papua Nugini (PNG), Peter ONeill dalam dalam kuliah umum tentang "Regionalisme Pasifik" di University of South Pacific, Fiji, Senin (9/7/2018) menyampaikan bahwa isu West Papua adalah isu yang sensitif untuk PNG. Namun ia mendorong isu West Papua ini dibawa ke komite dekolonisasi PBB. (Simak artikel ini: West Papua, Indonesia dan Melanesia Spearhead Group (MSG): Bersaing Logika dalam Politik Regional dan Internasional).

“Seperti yang anda tahu West Papua adalah anggota Melanesia Spearhead Groups (MSG) sehingga mereka telah berpartisipasi dalam beberapa diskusi regional berkaitan dengan masalah ini. Tetapi yang lebih penting adalah kami telah berbicara dengan sangat jelas dengan Pemerintah Indonesia tentang isu-isu pelanggaran hak asasi manusia di West Papua, ” kata Oneill saat ditanya oleh seorang mahasiswa bernama Jope Tarai dala, kuliah umum tersebut.

(Baca artikel ini: MSG Sakit Kepala, West Papua Sakit Hati dan Indonesia Merampas Melanesia)

Dalam beberapa tahun terakhir anggota MSG, terutama Vanuatu dan Kepulauan Solomon, serta negara-negara Pasifik lainnya, telah berbicara tentang West Papua di forum internasional.

Perhatian mereka berpusat pada pelanggaran terhadap hak asasi manusia dasar rakyat West Papua

PNG, menurut ONeill telah mendesak anggota regional yang khawatir tentang West Papua untuk membawa masalah ini ke PBB. Dikutip Fiji Times, ONeill mengatakan PNG mendorong agar hal ini diajukan ke komite dekolonisasi PBB.

“Kita perlu mendorong anggota regional kami yang berada di garis depan negosiasi, yang berurusan dengan agenda dan diskusi tentang West Papua untuk diserahkan kepada komite dekolonisasi PBB," kata ONeill.

(Baca ini: MSG Diusulkan Dibubarkan, RI Dituduh Picu Disharmoni)

ONeill beberapa kali membuat pernyataan kekhawatiran negaranya tentang pelanggaran hak asasi manusia di West Papua, meskipun pemerintahannya secara resmi mendukung kedaulatan Indonesia di bagian barat New Guinea.

Namun dua tahun lalu, O'Neill menyatakan keinginan PNG agar rakyat West Papua memiliki otonomi yang lebih besar. (*)

Baca juga, berikut ini:
  1. Blok Oposisi: Lebih baik MSG Ganti Nama Saja Menjadi Forum Ekonomi Melanesia (MEF)
  2. Keanggotaan West Papua di MSG dalam Proses

Copyright ©Tabloid JUBI "sumber"
Hubungi kami di E-Mail: [email protected]

Post a Comment

Silahkan beri KOMENTAR anda...!!! dibawa sini... :p

 
Top