0
Mahasiswa asal Yahukimo di Bali diusir dari kontrakan
Mahasiswa Asal kabupaten Yahukimo yang studi di bali setelah di usir oleh pemilik kontrakan.
Jayapura  -- Mahasiswa asal Kabupaten Yahukimo yang sedang kuliah di pulau Bali diusir dari kontrakan, karena belum membayar sewa rumah yang selama ini ditempati. Nilai keterlambatan membayar rumah kontrakan sebesar Rp 100 juta, yang seharusnya dibayar pada tanggal 25 Mei 2018.

“Keterlambatan itu membuat pemilik kontrakan langsung menyuruh kami mahasiswa langsung diusir keluar pada jam 2:30 WITA,” kata ketua ikatan mahasiswa asal Yahukimo di Bali, Yolki Kobak, dalam siaran persnya, Jum’at (1/6/2018)

Pengusiran itu merepotkan, karena sudah tak ada tempat tinggal bagi mahasiswa asal Yahukimo. Masih beruntung mereka dibantu mahasiswa asal Lany Jaya yang memberi tumpangan tinggal di asrama..

“Kami untuk sementara tinggal bersama mereka di rumah kontrakan mahasiswa Llany Jaya yang situasinya padat sekali karena jumlah mahasiswa dari Lani Jaya sudah banyak,”kata Kobak menjelaskan.

Tercatat ada 13 mahasiswa asal Yahukimo yang sebelumnya tinggal di rumah kontrakan yang disewa, kini harus bergabung dengan mahasiswa Lany Jaya. Kondisi itu membuat Kobak mengajukan agar pemerintah serius membantu mahasiswa daerah.

“Pemerintah harus melihat persoalan ini demi membangun SDM yang lebih baik di kabupaten Yahukimo, “ kata Kobak menjelaskan. (*)

...Baca terkait berikut ini:
  1. Pemakaian Air Bersi di Asrama Mahasiswa Papua Surabaya Dianggap Ilegal, PDAM Putuskan Aliran 
  2. Korupsi Dana Asrama, Mahasiswa Jayawijaya Tegaskan akan Laporkan ke Pihak Berwajib 

Copyright ©Tabloid JUBI "sumber"
Hubungi kami di E-Mail: [email protected]

Post a comment

 
Top
banner