0
Permintaan Maaf Ustad Fadlan Tidak Berarti Bagi Masyarakat Papua
Foto: Legislator Papua Dari Komisi I Emus Gwijange.
Jayapura -- Permintaan Maaf Ustad Fadlan kepada masyarakat Papua dinilai Legislator Papua Dari Komisi I Emus Gwijange tidak berarti apa apa setelah berbagai hinaan yang pernah di lontarkan pada salah satu Dakwaanya beberapa waktu lalu, dianggap sangatlah menghina dan menjatuhkan martabat rakyat Papua.

"Permintaan maaf saja tidak cukup,harga diri kami sebagai rakyat Papua telah tercoreng dan ini tidak cukup dengan kata maaf saja ,"Ujar Emus kepada wartawan di ruang kerjanya Rabu (4/4/2018).

Emus meminta kepada pihak kepolisian untuk tetap melanjutkan proses hukum atas Ustad Fadlan bila perlu segera di lakukan penangkapan dan segera proses.

"Aparat kepolisian jangan membiarkan orang ini berkeliaran sebab, dirinya bisa membawa dampak buruk dan merusak ke bhinekaan Tunggal Ika bangsa idonesia," Pintanya.

Diakui Emus Ustad Fadlan jelas jelas telah mencoreng citra dan harga diri masyarakat Papua terlebih masyarakat pegunungan, dirinya menilai sosok Fadlan sebagai sosok pemuka agama yang tidak benar dengan membawa isu SARA dirinya akan berupaya memperpecah kesatuan bangsa Indonesia.

"Jika orang ini tidak segera ditangkap maka dia akan menimbulkan konflik karena dia merupakan salah satu aktor yang dapat mengacaukan situasi, selain itu Dia juga harus membayar perbuatanya secara adat karena dirinya telah merugikan salah satu suku agama bahkan komunitas,"Ucap Emus.

...Lihat ini: Ustad Fadzlan Minta Maaf Kepada Masyarakat Papua

Dirinya menilai kalau hanya permintaan maaf semua orang pasti bisa, sebab dengan begitu mudah dia meminta maaf maka dengan mudah pula perbuatanya akan di ulanginya pasti akan di ulang kembali perbuatanya.

"Minta maaf itu gampang tetapi ingat proses hukum tetap jalan," Kata EmusSelain itu, Emus juga mencurigai ada aktor lain yang bermain dibelakang Ustad Fadlan yang juga harus ikut di usut dengan tuntas.

"Sebaiknya bukan hanya Ustad Fadlan saja yang di tangkap tetapi pelaku yang menyebar Vidio ini juga harus ditangkap dan diperiksa," Pungkasnya.


Copyright ©Papua Pos "sumber"
Hubungi kami di E-Mail: [email protected]

Post a Comment

 
Top
close