0
20 Puskesmas di Jayawijaya Belum Memiliki Dokter
Puskesmas Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua.
Kalau tenaga dokter, sampai sekarang baik dua puskesmas yang sudah teregistrasi maupun yang belum teregistrasi, itu belum ada tenaga dokter, tenaga dokter yang ada baru sekitar lima sampai enam orang dari 26 puskesmas yang ada
Wamena -- Sebanyak 20 puskesmas dari total 26 puskesmas di Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua, belum memiliki dokter.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayawijaya dr Willy Mambieuw di Wamena, Ibu Kota Kabupaten Jayawijaya, Rabu, mengatakan baru enam puskesmas yang memiliki dokter, padahal seharusnya seluruh puskesmas memiliki tenaga dokter.

"Kalau tenaga dokter, sampai sekarang baik dua puskesmas yang sudah teregistrasi maupun yang belum teregistrasi, itu belum ada tenaga dokter, tenaga dokter yang ada baru sekitar lima sampai enam orang dari 26 puskesmas yang ada," tegasnya.

Simak: Mahasiswa Jayawijaya Tolak John Banua Jadi Anak Adat

Selain kekurangan tenaga dokter, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya juga masih membutuhkan tambahan tenaga bidan, perawat dan ahli gizi sebab jumlahnya juga masih minim dibandingkan kebutuhan.

"Kendala yang menyebabkan sulit mendapat penambahan dokter adalah masalah pendanaan, karena bukan hanya dokternya saja yang kurang," katanya.

Menurut dia, sebagian besar puskemas belum teregistrasi sehingga tidak mendapat bantuan pendanaan dari Kementerian Kesehatan dan hal itu yang kini didorong agar seluruh puskesmas bisa teregistrasi.

"Salah satu langkah yang kita lakukan agar pelayanan di puskesmas terus berjalan adalah menggunakan Dana Otonomi Khusus untuk merekut tenaga non PNS guna ditempatkan di distrik-distrik. Melalui cara ini bisa meningkatkan puskesmas-puskesmas yang belum teregistrasi," katanya.

Kabupaten Jayawijaya memiliki 40 distrik dan 328 kampung dengan akses yang menghubungkan distrik serta kampung yang minim sebab selain kekurangan sarana transportasi, jalannya juga berlubang, bahkan ada distrik yang hanya bisa dijangkau dengan helikopter. (*)

Baca berikut ini:
Copyright ©Antara Papua "sumber"
Hubungi kami di E-Mail: [email protected]

Post a Comment

 
Top