BANDUNG -- Ikatan mahasiswa se-tanah Papua di Bandung menyelenggarakan ibadah perayaan paskah & hari kenaikan Yesus serta buka bersama (Bukber) bertempat di GMKI Dago Bandung .Sabtu (03 juni 2017) kemarin.

Thema penguat ibadah adalah”Kristus Yang Bangkit mengutus kita mewujudkan damai sejahtera dan sub thema, kedamaian dan kesejahteraan akan terwujud apabila Orang Papua Bangkit dan memimpin bangsanya sendiri.

Hadir sebagai Pelayan Firman Tuhan,Bapak Pendeta Efraim Weya S,Th dalam kotbahnya menyatakan, agar pentingnya kesatuan dan persatuan di kalangan mahasiswa Papua dan pentingnya pendidikan dan takut akan Tuhan agar dapat memimpin Papua lebih baik. Papar dalam kotbahnya Weya.

Sementara itu, kata sambutan oleh Ketua Mahasiswa Se-Tanah Papua Bandung, Jakub Yalabik Peyon Mengatakan, Yesus Kristus hadir kedunia 2000 tahun yang lalu untuk rakyat kecil, untuk rakyat yang ditindas, menolong mereka yang meminta pertolongan, memberi kepada yang memintah.

Melihat kondisi Papua yang sedang berkembang ini, Mahasiswa Papua harus menjadi teladan untuk memutus rantai ketidakadilan yang terjadi di Tanah Papua dan mengingatkan kembali Nubuat Isak Samuel Kijne menjadi nyata dimana Kedamaian dan  Kesejahteraan akan terwujud jika orang Papua memimpin bangsa sendiri.

Dimana kesejahteraan di tanah Papua terwujud dan berkat Tuhan ada bagaikan air yang mengalir tetapi kedamaian hingga saat ini belum terwujud, Jelas Ketua Imasepa dalam kesan pesannya.

Inilah tugas kita Sebagai agen perubahan, inilah tantangan terbesar yang menjadi pekerjaan rumah yang mana kita harus mewujudkan kedamaian agar orang Papua hidup damai diatas tanahnya sendiri.Tak lupa Peyon memesan pentingnya persatuan sebagai orang Papua & berharap mahasiswa Papua harus sukses di berbagai bidang yang sedang ditekuni di Bandung.

Ketua Imasepa juga menyampaikan pada moment ini bahwa selamat menunaikan ibadah puasa kepada anggota Imasepa yang menjalankan ibadah puasa & menyampaikan terima kasih kepada seluruh anggota Imasepa dari Sorong-Merauke yang selalu kompak dalam berbagai kegiatan yang di adakan oleh IMASEPA. Mengakhiri kesan pesannya.

Apolos Isir, ST sebagai senior berpesan pentingnya pengkaderan yang harus dilakukan dari tingkatan Ikatan kabupaten/ paguyuban dan Imasepa agar Papua memiliki banyak calon pemimpin yang kreatif, inovatif, mandiri dan produktif serta perlunya kekompokan antar mahasiswa Papua. Pesannya.


Posted by: Moyaikedee
Copyright ©........ "sumber"
Hubungi kami di E-Mail: [email protected]
 
Top