0
Gubernur Papua,Lukas Enembe meresmikan Papua Mart di Karubaga, Kabupaten Tolikara, Jumat (13/5) kemarin.  Papua Mart merupakan toko penjualan sembako yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) setempat.  Gubernur saat diwawancarai pers  usai peresmian, mengharapkan Papua Mart Karubaga bisa menjadi pusat perekonomian di Tolikara. Mengingat selama ini masyarakat terpaksa harus keluar daerah untuk membeli kebutuhan sembilan bahan pokok (sembako).  Menurutnya, keberadaan Papua Mart merupakan keberhasilan dari alokasi dana Otonomi Kusus (Otsus) untuk bidang ekonomi sebesar 20 persen dari alokasi 80 persen bagi Kabupaten/Kota di Papua  “Ini adalah keberhasilan dari Otonomi Khusus dimana, kita di provinsi sudah memberikan alokasi dana Otsus sebesar 80 persen, dimana ada 15 persen untuk kesehatan, 30 persen untuk pendidikan, ekonomi mendapat alokasi 20 persen dan infrastruktur juga 20 persen,” ujarnya.  Lanjut dikatakan, keberadaan Papua Mart ini juga merupakan cerminan dari peningkatan ekonomi masyarakat di Kabupaten Tolikara secara khusus dan daerah pegunungan tengah Papua.”Banyak saudara-saudara kita ini tidak punya akses untuk bergerak di bidang ekonomi, dengan adanya Papua Mart ini harus menjadi inspirasi bagi mereka untuk bisa berkecimpung di bidang ekonomi,” tukasnya.  Gubernur menambahkan, gelontoran dana yang turun ke kampung, harus menjadi perhatian bagi masyarakat agar secara bertahap bisa hidup sejahtera.  “Saya berharap agar masyarakat meninggalkan masalah-masalah sosial yang membuat masyarakat tidak maju-maju dan harus bisa berpikir kreatif,”harapnya.  Oleh karena itu, Gubernur meminta  Kepala Dinas Perindag setempat untuk mengatur ini dengan baik. Sehingga ke depan Papua Mart menjadi pusat perekonoman di Tolikara, dan ini harus dipakai dan dimanfaatkan dengan baik.
Gubernur Papua, Lukas Enembe didampingi Bupati Tolikara, Usman Wanimbo meninjau Papua Mart yang baru diresmikan olehnya, Jumat (12/5).
Jayapura -- Gubernur Papua,Lukas Enembe meresmikan Papua Mart di Karubaga, Kabupaten Tolikara, Jumat (13/5) kemarin.

Papua Mart merupakan toko penjualan sembako yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) setempat.

Gubernur saat diwawancarai pers usai peresmian, mengharapkan Papua Mart Karubaga bisa menjadi pusat perekonomian di Tolikara. Mengingat selama ini masyarakat terpaksa harus keluar daerah untuk membeli kebutuhan sembilan bahan pokok (sembako).

Menurutnya, keberadaan Papua Mart merupakan keberhasilan dari alokasi dana Otonomi Kusus (Otsus) untuk bidang ekonomi sebesar 20 persen dari alokasi 80 persen bagi Kabupaten/Kota di Papua

“Ini adalah keberhasilan dari Otonomi Khusus dimana, kita di provinsi sudah memberikan alokasi dana Otsus sebesar 80 persen, dimana ada 15 persen untuk kesehatan, 30 persen untuk pendidikan, ekonomi mendapat alokasi 20 persen dan infrastruktur juga 20 persen,” ujarnya.

Lanjut dikatakan, keberadaan Papua Mart ini juga merupakan cerminan dari peningkatan ekonomi masyarakat di Kabupaten Tolikara secara khusus dan daerah pegunungan tengah Papua.”Banyak saudara-saudara kita ini tidak punya akses untuk bergerak di bidang ekonomi, dengan adanya Papua Mart ini harus menjadi inspirasi bagi mereka untuk bisa berkecimpung di bidang ekonomi,” tukasnya.

Gubernur menambahkan, gelontoran dana yang turun ke kampung, harus menjadi perhatian bagi masyarakat agar secara bertahap bisa hidup sejahtera.

“Saya berharap agar masyarakat meninggalkan masalah-masalah sosial yang membuat masyarakat tidak maju-maju dan harus bisa berpikir kreatif,”harapnya.

Oleh karena itu, Gubernur meminta Kepala Dinas Perindag setempat untuk mengatur ini dengan baik. Sehingga ke depan Papua Mart menjadi pusat perekonoman di Tolikara, dan ini harus dipakai dan dimanfaatkan dengan baik.



Copyright ©Warta Plus "sumber"
Hubungi kami di E-Mail: [email protected]

Post a Comment

 
Top
close