0
Komisi V Minta Bukti Transfer Dana Kepada Anak Papua di Luar Negeri
Pertemuan perwakilan orang tua mahasiswa Papua di Luar Negeri dengan Komisi V DPR Papua.
Jayapura -- Komisi V DPR Papua meminta bukti transfer dana kepada anak-anak Papua yang kuliah dan sekolah di Luar Negeri kepada Biro Sumber Daya Manusia Pemerintah Provinsi Papua.

Hal itu terkait adanya infomasi sejumlah anak Papua yang kuliah di berbagai univesitas di sejumlah negara terancam dikeluarkan dari kampus mereka, karena beberapa bulan menunggak pembayaran uang kuliah.

"Kami meminta kepala Biro SDM membawa semua bukti uang yang sudah dikirimkan selama ini, kami minta jangan membahas anggaran sebelum ada bukti-bukti pengiriman biaya anak-anak di luar negeri, kalau itu sudah ada baru bicara anggaran 2017 untuk Biro SDM," kata anggota Komisi V Maria Duwitau kepada Jubi, disela pertemuan dengan dua perwakilan orang tua mahasiswa Papua, Selasa (22/11/2016).

Menurutnya yang harus diutamakan adalah anak-anak Papua yang kini belum membayar biaya kuliahnya. Apapun cara pihak terkait harus segera mencari solusi karena menyangkut harga diri orang asli Papua, Pemprov Papua, DPR Papua, dan semua pihak terkait di Papua.

Baca ini: Anak Papua di Luar negeri "terlantar", orang tua temui DPR Papua

Ketua Komisi V DPR Papua Yakoba Lobere mengatakan, pihaknya akan memanggil Kepala Biro SDM Papua menanyakan kebenaran informasi tersebut.

"Informasi dan laporan dari perwakilan orang tua anak-anak Papua yang kuliah di luar negeri ini akan kami tanyakan ke Biro SDM, kabarnya ada anak Papua di luar negeri yang terancam dikeluarkan dari kampus lantaran menunggak uang kuliah, kami tak bisa mendengar hanya sepihak, harus ada penjelasan dari Biro SDM," kata Yakoba.

Meski begitu, politisi PDI Perjuangan tersebut menyatakan, sudah menjadi tugas dan tanggung jawab Komisi V yang menangani pendidikan untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat. (*)


Copyright ©Tabloid JUBI

Post a Comment

Silahkan beri KOMENTAR anda...!!! dibawa sini... :p

 
Top