0
Bertambahnya 1 Tahun, Umur Penderitaan Bangsa Papua Menjadi 55 Tahun Didalam Bingkai NKRI
Sekretaris umum KNPB Wilayah Timika, Sem Ukago. Foto: Dok. Pribadi.
Tabloid-WANI, Timika -- Terkait dengan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan bangsa Papua yang ke-55, kami (bangsa Papua) tetap akan merayakannya di seluruh pelosok tanah air West Papua dengan gaya masing-masing, sesuai dengan situasi dan kondisi wilayah, sebab HUT bangsa Papua yang ke-55 ini sebagai penambahan umur Penderitaan, Pembunuhan, Pemerkosaan, Pencurian, Penindasan Pemusnahan ras terhadap bangsa Papua diatas negeri kami sendiri (Papua) yang ke-55 tahun.

Namun, di wilayah Timika, tidak ada kegiatan turun jalan atau Long March, sebab bangsa Papua memahami HUT bangsa Papua yang ke-55 bukan kegiatan Long March, namun kegiatan tersebut adalah HUT Pemusnahan Etnis bagi bangsa Papua, dimana orang Papua memanifestokan indentitas politik kebangsaannya sendiri. 55 tahun silam, aneksasi Papua oleh Indonesia melalui operasi Trikora hingga rekayasa Pepera 1969 seakan membenarkan kekuasaannya diatas tanah Papua, sampai saat ini menyebabkan penindasan tiada henti.

Untuk itu Badan Pengurus Komite Nasional Papua Barat (KNPB) dan Parlemen Rakyat Daerah (PRD) wilayah Timika menghimbau kepada seluruh bangsa Papua yang berdomisili di bumi Amungsa Timika, bahwa tidak ada kegiatan Long March atau turun jalan selain Ibadah di tempat. Kami mengenal kondisi yang biasa terjadi pada tahun-tahun sebelumnya, kadang dari pihak lain sengaja di pasang untuk menciptakan situasi buruk dalam wilayah Timika, akan tetapi yang melakukan atau menciptakan situasi berlainan di Publik maka, itu bukan dari anggota KNPB dan PRD Timika, tetapi dari pihak-pihak lain yang sengaja di pasang untuk mengacaukan situasi di wilayah Timika.

Badan Pengurus Komite Nasional Papua Barat (KNPB) sebagai Media Nasional Bangsa Papua dan Parlemen Rakyat Daerah (PRD) sebagai Penanggungjawab Politik di wilayah Timika telah menghimbau sebelum jauh memasuki tanggal 1 Desember kepada seluruh bangsa Papua, agar tidak melakukan hal yang tidak di himbaukan oleh Badan Pengurus (KNPB) dan (PRD) di Timika, tetapi yang yang dilakukan adalah Ibadah di tempat seperti yang kita biasa lakukan tahun-tahun sebelumnya.

HUT Bangsa Papua 1 Desember yang Ke-55 adalah HUT Penindasan dan Pemusnahan Ras Malanesia oleh Kolonialisme Indonesia dan Kapitalisme Amerika.

Selamat menyongsong!
One People One Soul

Oleh

Sem Ukago
Sekjen KNPB Timika


Posted by: ERIK
Copyright ©Tabloid WANI | KNPB News

Post a Comment

Silahkan beri KOMENTAR anda...!!! dibawa sini... :p

 
Top