Situs Jayapurablog Dilaporkan ke Polda Metro Jaya

Share Story

Situs Jayapurablog Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Papua Ny. Yanni, SH didampingi Kuasa Hukum Piter Ell, SH dan Arsi Divinubun, SH, MH usai memberikan keterangan sebagai korban terkait kasus pencemaran nama baik yang diduga dilakukan Jayapurablok di Direskrimsus Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (5/10) lalu.
Jakarta, Tabloid-WANI — Bakal calon Bupati Jayapura Yanni, SH, melaporkan akun Jayapurablog yang melakukan pencemaran nama baik terhadap dirinya ke Polda Metro Jaya, Jumat (05/10/2016).
Yanni yang juga selaku Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Papua didampingi Kuasa Hukum Piter Ell, SH dan Arsi Divinubun, SH, MH, mendatangi Kantor Direskrimsus Polda Metro Jaya, untuk memberikan keterangan sebagai korban.
Piter Ell mengatakan, pihaknya mendampingi klien mereka Ny. Yanni yang mendatangi Kantor Direskrimsus Polda Metro Jaya, Jakarta, untuk diperiksa sebagai saksi korban pencemaran nama baik yang dilakukan di Jayapurablog.
“Ini kan baru pemeriksaan saksi korban, selanjutnya nanti akan diperiksa saksi-saksi yang lain terkait dengan dugaan pencemaran nama baik yang dilakukan melalui Jayapurablog,” katanya.
Piter Ell mengatakan, kasus dugaan pencemaran nama baik ini terkait erat dengan proses Pilkada Serentak di Kabupaten Jayapura. Pasalnya, klien mereka adalah salah-satu bakal calon Bupati yang diprediksi bisa menang di Kabupaten Jayapura, sehingga ada upaya-upaya untuk menjegalnya melalui pencemaran nama baik di Jayapurablog.
Menurutnya, pihaknya yakin jika klien mereka lolos dalam proses administrasi dan ditetapkan sebagai calon Bupati Jayapura, maka peluang untuk duduk di Gunung Merah itu sangat besar. Dan itu sudah terbukti dan teruji, makanya banyak yang takut sekaligus mencegalnya.
“Yang jelas pasti pelakunya ada di Papua, karena ini sangat kental sekali dengan Pilkada Serentak di Kabupaten Jayapura. Karena itu, kami menghimbau kepada aparat untuk mengusut tuntas hingga ke proses hukum di Pengadilan,” katanya. 
Sementara itu, Arsi Divinubun menerangkan, pihaknya ingin pelaku pencemaran nama baik terhadap klainnya diusut tuntas dan diproses hukum di Pengadilan. Pasalnya, pelaku telah melanggar UU No. 12 Tahun 2008 tentang informatika dan transaksi elektronik dan Pasal 310 dan Pasal 311 KUHP tentang pencemaran nama baik yang dipublikasikan. Ancaman hukumannya 8 tahun penjara. 
“Kami yakin cepat ataupun lambat pelaku Jayapurablog akan ketangkap. Jika yang bersangkutan ketangkap, maka akan terjawab semua apa yang dilakukan selama ini terhadap klien kami. Sementara kami belum bisa memastikan siapa pelakunya, tapi kami yakin dengan kerja yang baik dari pihak Kepolisian yang bersangkutan pasti tertangkap,” katanya.
Ny. Yanni mengatakan pihaknya sangat serius, agar kasus pencemaran nama baik ini ditangani dan didorong ke proses hukum. Pasalnya, Jayapurablog jelas-jelas merendahkan nilai kemanusiaan, khususnya kaum perempuan di Tanah Papua. 
“Jika dianggap semua perempuan yang maju dalam kariernya adalah perempuan yang tak benar. Ini sesuatu yang berdampak buruk untuk kaum perempuan yang ada di Tanah Papua,” katanya.
Dikatakannya, ini hal yang tak boleh terjadi. Jika memang mau Pilkada di Kabupaten Jayapura jangan dilakukan dengan cara-cara yang tak baik, cara-cara yang sangat menjijikan.
“Dan ini juga tanda kekalahan ada pada pihak mereka. Mari kita bersaing dengan sportif dan obyektif bagaimana kita bisa menarik simpatik dari pada masyarakat untuk memberikan dukungan kepada kita. Kalau belum jadi pimpinan saja sudah melakukan black campaign atau kampanye hitam, apa yang akan terjadi kalau masyarakat memilih oknum dan orang yang seperti itu,” tegasnya.
Dikatakan Yanni, Jayapurablog tak hanya mencemarkan nama baiknya, tapi bahkan tak segan –segan membawa nama pejabat –pejabat penting yang ada di pusat.
Karena itu, tutur Yanni, jika kasus pencemaran nama baik ini terbukti, maka pihaknya segera melaporkan ke Panwaslu Jayapura ada oknum bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Jayapura yang ikut terlibat didalam pencemaran nama baik bisa didiskualifikasi. (Hermon)

Lihat ini:
Hati-Hati dan Terus Lawan Kawan-Kawan Pengelola Media Online, Bahwa Pemerintah Siapkan Tentara Cyber Untuk Menghambat Media-Media Online Milik Papua

Copyright ©Pasific Pos

Tags

Share Article

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

Related Posts

This is articles having same tags as the current post.