Legislator Ingin Semua Wilayah Pengunungan Tengah Didarati Pesawat Berbadan Besar

Share Story

Legislator Ingin Semua Wilayah Pengunungan Tengah Didarati Pesawat Berbadan Besar
Pesawat RI 01 ketika mendarat di Bandara Nop Goliat Yahukimo, Minggu (16/10/2016) – Akun Facebook Willy Res Jr
Jayapura, Jubi — Legislator Papua dari daerah pemilihan Pegunungan Bintang, Yalimo dan Yahukimo, Yarius Balingga berharap kedepan akan lebih banyak lagi bandara di wilayah pegunungan tengah (peguteng) Papua yang bisa didarati pesawat berbadan besar.
Anggota Komisi IV DPR Papua bidang infrastruktur dan perhubungan itu mengatakan, kini kurang lebih baru tiga bandara di wilayah peguteng yang bisa didarati pesawat berbadan besar yakni Bandara Wamena di Jayawijaya, Bandara Nop Goliat di Yahukimo dan Bandara Kabupaten Pegunungan Bintang.
“Kami berterimakasih Presiden Jokowi datang ke Papua. Salah satu agendanya meresmikan Bandara Nop Goliat di Yahukimo, Selasa (18/10/2016). Beliau begitu peduli kepada rakyat Papua, khususnya Yahukimo. Namun kedepan kami harap lebih banyak lagi kabupaten di wilayah pegunungan tengah yang didarati pesawat berbadan besar. Kalau bisa semua kabupaten,” kata Yarius Balingga, Senin (17/10/2016).
Menurutnya, sebagian besar kabupaten di wilayah pegunungan tengah Papua kini hanya bisa didarati pesawat berbadan kecil. Padahal transportasi udara merupakan akses penghubung utama di wilayah itu.
“Kami harap kedatangan beliau (Presiden Jokowi) ke Papua bisa mendorong kemajuan pembangunan. Terutama akses penghubung antar kabupaten misalnya jalan dan jembatan. Ini sangat dibutuhkan, baik antar wilayah di pegunungan misalnya Lapago ke Meepago maupun daerah pesisir,” ucapnya.
Ia berharap kedatangan Jokowi setiap tahun ke Papua sejak mantan Gubernur DKI Jakarta itu dilantik menjadi Presiden Indonesia bisa membawa perubahan di Papua, termasuk dibidang infrastruktur. 
“Saya harap ada perhatian untuk bandara-bandara lain di wilayah pegunungan tengah. Kalau bisa semua bandara di pegunungan bisa didarati pesawat badan besar. Itu harapan kami,” katanya. 
Senin (17/10/2016), Presiden Jokowi dan rombongan tiba di Papua. Presiden Jokowi akan melakukan kunjungan ke beberapa wilayah di provinsi paling timur Indonesia tersebut salah satunya Yahukimo. Di Kabupaten Yahukimo, agenda orang nomor satu di Indonesia itu adalah meresmikan Bandara Nop Goliat. Pesawat Kepresidenan RI 01 telah mendarat di Bandara Nop Goliat, Dekai, ibu kota Yahukimo, Minggu (16/10/2016). Pendaratan itu menandai pendaratan pesawat berbadan besar pertama di bandara itu.
“Bandara Nop Goliat menghabiskan anggaran sebesar Rp320,7 miliar. Pembangunanya dilakukan sejak 2004. Panjang runaway bandara 2.070 meter,” kata Kepala Dinas Perhubungan Papua, Djuli Mambaya. (*)

(Baca juga: Besok, Presiden Jokowi akan Resmikan Bandara Nop Goliat di Dekai Yahukimo, Papua)

Copyright ©Tabloid JUBI

Tags

Share Article

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

Related Posts

This is articles having same tags as the current post.