0
BPL GIDI Yahukimo, Pemda Siap Sekolahkan Penginjil
Bupati Abock Busup dijemput ketua wilayah Yahukimo Menas Mirin beserta rombongan di bandara Korupun untuk membuka Rapat Koordinasi Badan Pekerja Lengkap (BPL) ke-17 GIDI. - Jubi/Piter Lokon
Jayapura, Jubi - Bupati Yahukimo Abock Busup menyatakan siap menyekolahkan calon penginjil dari wilayahnya selama lima tahun kedepan. Pengurus Klasis dari Gereja Injili Di Indonesia (GIDI) wilayah Yahukimo diminta mendata dan melaporkan nama calon-calon penginjil untuk disekolahkan.

"Pemerintah berkomitmen akan mengirim hamba-hamba Tuhan untuk melanjutkan pendidikan di Sekolah Tinggi Teologi dan memberikan bantuan biaya studi, maka itu kami harapkan setiap klasis utus siapa saja yang akan melanjutkan studi lanjut. Kami berikan pembiayaan agar ada stock hamba Tuhan karena ini program lima tahun pemerintah," kata Abock Busup kepada Jubi via seluler, Minggu (30/10/2016). Hal tersebut ia sampaikan pada Rapat Koordinasi Badan Pekerja Lengkap (BPL) ke-17 GIDI yang dipusatkan di Distrik Korupun, Klasis Yamin, pekan lalu.

Abock yang telah memimpin sembilan bulan ini menuturkan kegiatan keagamaan menjadi salah satu perhatian pemerintah dengan memasukannya dalam program kerja pemerintahan AbYu (Abock-Yulianus) untuk lima tahun ini. "Pemerintah selalu mendukung kegiatan gereja, karena injil yang pertama kali masuk dan menginjili di wilayah Yahukimo, kota Dekai. Setelah ada gereja baru kemudian pemerintah masuk, jadi memang pemerintah harus mendukung kegiatan yang dilaksanakan oleh gereja," ucapnya.

Kontributor Jubi di Yahukimo Piter Lokon mengatakan kegiatan tersebut dibuka dilangsungkan selama empat hari, mulai Senin (24/10) sampai Kamis (27/10) dan dihadiri oleh 15 klasis; satu calon klasis; dan tiga bakal calon klasis GIDI Wilayah Yahukimo. BPL wilayah tersebut merupakan kegiatan rutin yang selalu dilaksanakan sekali tiap tahun untuk beberapa agenda, salah satunya evaluasi kinerja para penginjil di daerah pelayanan.

"Kami melakukan evaluasi pelayanan tahunan sesuai hasil keputusan sidang GIDI Wilayah Yahukimo tahun 2012 lalu dan penetapan agenda penting gereja GIDI. Kami juga membahas pesiapan untuk rapat BPL BPP (Badan Pekerja Pusat) GIDI di Nabire pada 23-27 November 2016," kata Ketua Wilayah Yahukimo, Menas Mirin kepada kontributor Jubi.

Menas Mirin mengatakan peserta dan pengurus banyak mengutarakan kendala-kendala yang dihadapi selama menjalankan tugas teologinya dan bersama-sama mencari jalan keluarnya. "Kami juga membahas apa saja yang menjadi tantangan selama setahun ini, sehingga beban-beban itu tidak hanya dirasakan wilayah tetapi pimpinan di tingkat atas badan pekerja GIDI bisa ambil perannya dan melihat ini jadi beban kita bersama," katanya.


Sementara itu, Wakil Presiden GIDI, Usman Kobak, mengingkatkan para peserta BPL yang mengusung tema "pergunakanlah waktu yang ada" yang diringkas dari kitab Efesus 5:16 untuk senantiasa menjalankan pelayanannya dengan fokus pada visi dan misi gereja tersebut.

"Gereja GIDI sudah berusia 55 tahun, ini usia dewasa dan matang bagi manusia, maka hamba Tuhan harus fokus. Fokusnya adalah gereja melayani tepat sasaran yaitu jiwa dan bawa orang kepada Kristus," ucapnya. (*)



Copyright ©Tabloid JUBI

Post a Comment

Silahkan beri KOMENTAR anda...!!! dibawa sini... :p

 
Top