0
Politisi Selandia Baru Terus Mendesak Agar Segerah Kirim Tim Misi Pencari Fakta dari PIF ke Papua, karena Satu Hari Saja Pada Awal Mei, Sekitar 2.000 orang Papua ditangkap
New Zealand Greens MP Catherine Delahunty is pushing for an independent fact-finding mission to West Papua
Tabloid-Wani -- Politisi Selandia Baru ingin pemerintah untuk menekan untuk kemajuan pada tingkat tinggi fakta misi ke wilayah Papua, Indonesia.

Para pemimpin Forum Kepulauan Pasifik disepakati pada KTT tahun lalu di Papua Nugini untuk berkonsultasi Indonesia atas bagaimana untuk memantau dan menyelidiki pelanggaran hak asasi manusia di Papua.

Pemerintah Selandia Baru ditunjukkan pada beberapa kesempatan bahwa Indonesia menentang gagasan tetapi Greens MP, Catherine Delahunty, yang memimpin sebuah kelompok sekarang 20 yang kuat dari Selandia Baru parlemen, mengatakan negara ini harus melakukan lebih.

"Kami akan menulis surat kolektif untuk Murray McCully sebagai Menteri Luar Negeri meminta dia untuk membuat komentar pada kurangnya kemajuan," katanya.

"Karena itu sudah disepakati. Hal ini jelas dari tahun lalu yang ada terus sejumlah besar pelanggaran hak asasi manusia dan ada kebutuhan untuk misi pencarian fakta. Jadi kita akan mendorong pemerintah kita karena mereka mendaftar untuk ini, mereka harus berdiri untuk itu. "

Sementara itu, ratusan orang Papua Barat miliki saat ini telah menunjukkan lagi di Jayapura, ibukota provinsi Papua, menyerukan kebebasan dari pemerintahan Indonesia.

Laporan dari sumber-sumber media Papua menunjukkan polisi Indonesia menangkap puluhan aktivis sejak akhir pekan untuk mengorganisir demonstrasi.

Satu satu hari saja pada awal Mei, sekitar 2.000 orang Papua ditangkap untuk berpartisipasi dalam demo besar lain.

NZ MPs want action on West Papua mission

English version

New Zealand politicians want the government to press for progress on a high level fact-finding mission to Indonesia's Papua region.

The Pacific Islands Forum leaders agreed at last year's summit in Papua New Guinea to consult Indonesia over how to monitor and investigate human rights abuses in Papua.


The New Zealand government indicated on several occasions that Indonesia was opposed to the idea but Greens MP, Catherine Delahunty, who leads a now 20 strong group of New Zealand parliamentarians, said this country had to do more.

"We will be writing a collective letter to Murray McCully as Minister of Foreign Affairs calling on him to make a comment on this lack of progress," she said.

"Because it was already agreed. It is clear from the past year that there continue to large numbers of human rights abuses and there is a need for a fact finding mission. So we are going to push our government because they signed up to this, they should be standing up for it."

Meanwhile, hundreds of West Papuans have today been demonstrating again in Jayapura, Papua's provincial capital, calling for freedom from Indonesian rule.

Reports from Papuan media sources indicate Indonesian police arrested dozens of activists since the weekend for organising the demonstration.

One one day alone in early May, around 2000 Papuans were arrested for participation in another large demo.






Copyright ©RadioNz


Tanggapan anda, Silahkan beri KOMENTAR di bawa postingan ini...!!!

Post a Comment

Silahkan beri KOMENTAR anda...!!! dibawa sini... :p

 
Top