0
Dewan HAM PBB Menyoroti Pelanggaran HAM di Papua
Pertemuan Dewan HAM PBB di Jenewa - Foto: AFP
Jenewa, Tabloid Wani -- Wilayah Papua, Indonesia, atau Papua Barat, telah disorot oleh Dewan Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Jenewa kemarin tanggal 22 Juni 2016.

Selama sesi ke-32 Dewan Pleno, Pelapor Khusus PBB tentang hak atas kebebasan berkumpul secara damai dan berserikat, Maina Kiai, memusatkan perhatian pada Papua.

Mengacu pada perjuangan Papua Barat 'dengan perubahan demografi dan sosial-ekonomi yang pesat di tanah air mereka, Mr Kiai berbicara tentang dominasi budaya tertentu, bahasa dan tradisi yang diklaim oleh orang lain.

Dia mengatakan apa yang terjadi di Papua adalah sebuah fenomena yang berhubungan dengan fundamentalisme budaya dan nasionalisme.

"Dalam setiap kasus, keunggulan telah memicu proses dehumanisasi atau menjadi tidak sah dari kelompok-kelompok tertentu," kata Kiai dalam laporannya.

"Secara bertahap, kelompok ini akan kehilangan kemanusiaan dan hak-hak mereka. Proses ini dapat mengakibatkan konsekuensi yang menghancurkan, karena sejarah telah membuktikan berkali-kali."
Dewan HAM PBB Menyoroti Pelanggaran HAM di Papua
Masa yang hadir saat demo berlangsung 31/05/2016 - Foto: Ones Suhuniap
Sejumlah kelompok masyarakat sipil menghadiri pleno untuk mengungkapkan keprihatinan tentang pembatasan kebebasan berekspresi di Papua.

Mereka mendesak pemerintah Indonesia untuk membuka akses di Papua bagi masyarakat internasional.

Koordinator Program Internasional Fransiskan Asia Pasifik, Budi Cahyono, mengatakan kepada Tabloid Jubi, bahwa masyarakat sipil meminta Dewan untuk menekan Jakarta agar dapat menetapkan tanggal untuk melapor tentang Kebebasan Berekspresi di PBB agar dapat mengunjungi Papua.

Kelompok masyarakat sipil lainnya yang hadir meliputi kelompok termasuk World Council of Churches, VIVAT Internasional, Koalisi Internasional untuk Papua Barat, Papua Barat Nezwerk, Tapol, dan Hak Minoritas Kelompok Internasional dan Hak Asasi Manusia Jenewa .
Dewan HAM PBB Menyoroti Pelanggaran HAM di Papua
Polisi Indonesia berbicara dengan anggota Komite Nasional Papua Barat, atau KNPB, di Jayapura saat demonstrasi  31 Mei 2016 - Foto: Tabloid Jubi
Mereka mendesak Dewan HAM PBB meminta pemerintah Indonesia untuk melakukan penyelidikan atas penangkapan sewenang-wenang di Papua dan tempat-tempat lainnya, dan untuk menjamin hak-hak kebebasan berekspresi, dan kebebasan berkumpul dan berserikat bagi orang Papua.





Copyright ©RadioNz


Tanggapan anda, Silahkan beri KOMENTAR di bawa postingan ini...!!!

Post a Comment

Silahkan beri KOMENTAR anda...!!! dibawa sini... :p

 
Top