0
Penyerahan Diri Anggota OPM Itu Hanya Proyek Aparat Untuk Dapat Duit
Anggota OPM menyerahkan diri dan bergabung dengan NKRI.
WANI/SuaraPembaruan, Jayapura - Substansi dan kompleksitas permasalahan Papua tidak dapat diselesaikan dengan penyerahan diri rakyat sipil yang distigmakan Organisasi Papua Merdeka (OPM) oleh aparat keamanan.

“Tahun lalu 100 angggota OPM pengikut pimpinan Goliat Tabuni serahkan diri. Tahun 2016 ini 10 anggota OPM serahkan diri. Ini memang proyek aparat keamanan untuk dapat uang," kata Ketua Persekutuan Gereja Gereja Babtis Papua (PGGBP), Socrates Sofyan Yoman kepada SP, Rabu (27/1) pagi.

Hal itu dikatakan Socrates terkait 10 anggota Tentara Pembebasan Nasional/Organisasi Papua Merdeka (TPN/OPM) pimpinan Goliat Tabuni yang bermarkas di Tingginambut, Kabupaten Puncak Jaya, Papua yang telah menyerahkan diri dan bergabung dengan NKRI.

Dikatakan,beberapa tahun lalu Nick Messet dan FransAlbert Joku juga menyerahkan diri. “Selanjutnya Nicolas Youwe kembali dari Belanda ke Indonesia, lalu beberapa pengungsi dari PNG kembali ke Papua. Tetapi masalah Papua semakin rumit untuk diselesaikan. Sebaliknya, perjuangan rakyat Papua untuk Penentuan Nasip Sendiri mendapat dukungan di Melanesian Spears Group (MSG), dan Pasific Islands Forum (PIF),” ujarnya.

Lalu bagimana harus dilakukan Pemerintah Indonesia?

“Solusi terbaik dan bermartabat adalah Pemerintah Indonesia dan ULMWP (United Liberation Movement for West Papua) duduk setara untuk dialog damai. Agenda dialog harus disepakati kedua belah pihak. Dialog itu perlu mediator pihak ketiga yang netral,“ ujarnya.

Seperti diberitakan,10 anggota Tentara Pembebasan Nasional (TPN) Organisasi Papua Merdeka (TOPM) pimpinan Goliat Tabuni yang bermarkas di Tingginambut, Kabupaten Puncak Jaya Papua telah menyerahkan diri dan bergabung dengan NKRI.

Mereka dibawa oleh Bupati Puncak Jaya, Henock ke Jayapura dan bertemu pimpinan Polri dan TNI.

Nama-nama anggota TPN/OPM yang menyerahkan diri dan melakukan pertemuan dengan sejumlah petinggi TNI-Polri adalah Teranus Enumbi, Yandu Enumbi, Telak Kogoya, Tendison Enumbi, Paindin Enumbi, Yakingga Enumbi, Berenggup Enumbi, Kopinggup Enumbi, Lendi Enumbi, dan Tendiron Enumbi. [154/L-8]


Posted by: -
Copyright ©SuaraPembaruan

Post a Comment

Silahkan beri KOMENTAR anda...!!! dibawa sini... :p

 
Top