Jokowi Minta Jonan Percepat Proyek Kereta di Papua dan Sulawesi

WANI/Detik, Jakarta - Presiden Jokowi meminta Menteri Perhubungan (Menhub) Ignasius Jonan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur rel kereta baru di luar Pulau Jawa.

Pembangun rel baru yang dimaksud ialah rel Papua yang menghubungkan Sorong-Manowari sepanjang 400 kilometer (km) dan rel Sulawesi yang menyambungkan Makassar-Pare pare sepanjang 145 km.

"Pengembangan transportasi kereta di Papua dan Sulawesi, juga diberikan perhatian," kata Jokowi saat menyaksikan tanda tangan paket pekerjaan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) di Ruang Mataram, Kemenhub, Jakarta, Senin (18/1/2016).

Pernyataan Jokowi merujuk pada manfaat dari moda transportasi massal berbasis kereta itu. Kereta bisa menjadi transportasi termurah dan tercepat untuk jalur darat.

Alhasil, kereta bisa mendukung konektivitas angkutan penumpang dan barang yang ujungnya mampu menekan ongkos angkut.

"Moda transportasi kereta sangat murah buat penumpang dan barang," sebutnya.

Dari sisi laut, Jokowi meminta Jonan mempercepat pembangunan dermaga hingga moda kapal laut guna mendukung program tol laut atau angkutan kapal berjadwal yang berlayar dari ujung timur sampai barat.

Dari sisi udara, Jokowi meminta pembangunan bandara di daerah terpencil dan pulau terdepan agar segera dituntaskan. Bila infrastruktur transportasi tak selesai dengan cepat, Jokowi mengaku Indonesia akan semakin terpuruk dari sisi daya saing khususnnya karena mahalnya biaya logistik.

"Sekali lagi pelabuhan, kereta, udara agar segera diselesaikan. Sekarang biaya logistik kita 2,5 lipat sampai 3 kali dibandingkan negara tetangga kita. Bagaimana kita bisa bersaing dalam masyarakat ekonomi ASEAN," tegasnya.

(feb/drk)


Posted by: Muhammad Idris
Copyright ©Detik
 
Top