Masyarakat Papua Minta Freeport Ditutup

Share Story

https://encrypted-tbn2.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcSPTPQFcRlhHR1VTTkvR5FMBt0ZdKAcLwiSscTM6YyBYPC6yEbo
Lokasi Tambang Freeport di Papua

WANI/Metrotvnews, Jakarta – Masyarakat Papua merasa terluka dengan pemberitaan kasus pencatutan nama Presiden dan Wapres yang diduga dilakukan ketua DPR RI Setya Novanto terkait pembagian saham PT Freeport Indonesia.

Pemantau Penyelenggara Negara Kesatuan Republik Indonesia (LP3-NKRI) Ruben Maray mengatakan, ‎kehadiran Freeport sama sekali tidak membawa perubahan bagi kehidupan rakyat Papua yang hidup miskin.‎ Karenanya, dia meminta Freeport ditutup.

“Saya minta Freeport ditutup, sekali lagi ditutup. Karena Freeport telah melukai masyarakat terutama kami warga Papua,” ujar Ruben dalam ‎konferensi persnya di Bakoel Koffie, Jalan Cikini Raya, Jakarta Pusat, Rabu (16/12/2015).

Menurut Ruben, Pemerintah harus melakukan renegosiasi dengan memperhatikan kepentingan masyarakat Papua. Selama ini, kata dia, kontrak karya PT Freeport sangat merugikan warga Papua.

“Pemerintah bilang kami akan dibagi beberapa persen, namun hasilnya nol. Kita merasa sengsara di tanah kelahiran kita sendri. Kita minta negosiasi ulang dari awal. Berapa persen tentang pembagiannya. Bila tidak secara terbuka kami minta ditutup Freeport tersebut,”

Ruben. AZF
Copyright ©metroTvnews

Tags

Share Article

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

Related Posts

This is articles having same tags as the current post.