0
Sebarkan ! "Share"...
Lenis Kogoya: Pemprov Papua Harus Seriusi Pembangunan Pasar Mama Papua
Staf Khusus Kepresidenan Lenis Kogoya saat melakukan kunjungan ke pasar mama-mama Papua di Jayapura. Foto: Cepos
Jayapura, Tabloid-Wani -- Polemik pembangunan pasar mama-mama Papua antara Pemerintah Kota Jayapura dan Pemerintah Provinsi Papua, ditanggapi Staf Khusus Presiden, Lenis Kogoya yang langsung meninjau lokasi sementara pasar mama-mama Papua di Jl.Percetakan, Senin (21/12)

Dalam kunjungannya, Staf Khusus Kepresidenan Lenis Kogoya langsung mendengarkan apa yang menjadi keinginan mama-mama Papua yang berjualan di pasar tersebut. Lenis mengatakan, pihaknya telah memerintahkan tim khusus untuk mengecek pembangunan pasar mama-mama Papua. Namun sampai saat ini belum ada laporan yang jelas terkait dengan pembangunan pasar mama-mama Papua.

"Jadi ini siapa yang bikin, Pemkot, Provinsi atau kementerian pusat. Ini simpang siur, tidak ada kejelasan," katanya.

Lenis mengaku telah melakukan pengecekan siapa yang sebenarnya bertanggung jawab atas pembangunan pasar mama-mama Papua, dan ternyata yang bertanggungjawab adalah Pemerintah Provinsi Papua.

Baca juga:

  1. Wakil Ketua DPR RI Sindir Presiden Soal Pembangunan Pasar Mama Papua


Dirinya akan meminta kepada Presiden Joko Widodo saat kunjungan ke Kota Jayapura, agar segera melakukan peletakan batu pertama di lokasi yang telah ditentukan, yakni di Perum Damri Wilayah Jayapura.

Lanjutnya, untuk persoalan pasar mama-mama Papua, dirinya mengalami kesulitan untuk bertemu langsung dengan Pemerintah Provinsi Papua. Guna membahas pembangunan pasar mama-mama Papua.

"Jadi ini masalah bukan di presidennya, tapi sekarang bagaimana Pemerintah Provinsi Papua serius dalam menangani pembangunan pasar mama-mama Papua. Saya datang kesini setengah mati ketemu mereka, kalau Wali Kota a gampang ketemu. Jadi mama-mama jangan salah paham, ini bukan salah presiden," ujarnya.

Sementara itu, Yuliana Bonsapia, salah satu pedagang di pasar sementara mama-mama Papua, mengatakan pasar ini hanya bersifat sementara untuk berjualan. Dimana kios atau lapak untuk berjualan mereka bangun dengan biaya sendiri. "Ini hanya pasar sementara saja. Kami bangun kios ini pakai biaya sendiri dan modal sendiri untuk jualan," katanya.

Dirinya berharap, pasar yang direncanakan oleh pemerintah segera dibangun. dalam waktu dekat. Agar mereka layak berjualan di tempat yang lebih baik.
"Tadi malam saat natal pasar mama-mama Papua, kami sudah sampaikan ke Wali Kota untuk segera membangun pasar untuk kita. Tapi selama ini masih ada problem, siapa yang buat, Provinsi atau Pemkot," tutupnya. (nik/tri)



Copyright ©CenderawasihPos


Tanggapan anda, Silahkan beri KOMENTAR di bawa postingan ini...!!!

Post a Comment

Silahkan beri KOMENTAR anda...!!! dibawa sini... :p

 
Top